
Rabu, 20 November 2019 – 01: 40 WIB
SEMARANG – Dunia balap tanah air kembali berduka. Salah satu putra terbaiknya, Afridza Syah Munandar (20) meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan pada ajang balap Asia Talent Cup (ATC) 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/19).
Kronologi kecelakaan
Insiden terjadi pada putaran pertama di Race 1. Afridza yang berada di urutan keenam mengalami crash di tikungan sepuluh yang juga melibatkan pebalap asal Jepang, Shinji Ogu. Petugas langsung mengibarkan bendera merah paska insiden terjadi sebagai tanda bahwa pertandingan harus dihentikan.
Afridza sempat menerima tindakan medis di sisi sirkuit sebelum akhirnya diterbangkan ke Rumah Sakit di Kuala Lumpur.
Diketahui dari hasil autopsi, penyebab meninggal pebalap muda Indonesia tersebut akibat cedera kepala karena kecelakaan (head injury due to crash) sehingga tidak tertolong meskipun telah dilakukan pertolongan pertama secara maksimal. Kepastian tersebut diperoleh melalui KBRI Kuala Lumpur yang menerima laporan dari PDRM (Polisi Malaysia).
Ungkapan dukacita
Ungkapan dukacita terus mengalir dari insan balap baik dalam maupun luar negeri. Salah satunya datang dari pembalap kondang Marc Marquez yang juga berasal dari satu binaan Astra Honda.
“Hari ini kita juga patut ikut berbahagia untuknya karena dia telah memberikan yang terbaik dan mengejar impiannya dan dia akan selalu menjadi pembalap terspesial di motoGP” ungkapnya dalam press conference(3/11). Marc menambahkan bahwa memang hal tersebut sudah menjadi risiko bagi pembalap ketika akan mencapai tujuannya.
Ungkapan bela sungkawa terus diberikan dari seluruh pembalap sepeda motor Grand Prix (MotoGP). Hal ini juga diungkapkan oleh adik Marc Merquez, Alex Merquez pembalap MotoGP 2 sesaat setelah dirinya menyandang gelar juara dunia di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Kejadian ini mengingatkan kembali kepada pembalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli yang juga meninggal di lokasi Sirkuit Sepang Malaysia pada 23 Oktober 2011 lalu.
Kecelakaan dialaminya bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada diposisi keempat pada putaran kedua. Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan kesebelas tertabrak oleh motor Edwards. Edwards juga terjatuh tetapi hanya mengalami patah tulang bahu. Sementara Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena lukanya yang serius di kepala, leher dan dada.
Sepak terjang almarhum Afridza Munandar di dunia balap
Pemuda kelahiran 13 Agustus 1999 ini merupakan pebalap muda jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) yang sekarang menjadi binaan PT Astra Honda Motor (AHM).
Sempat meraih hasil positif yakni finish ketujuh pada balapan pertama dan meraih podium ketiga pada Asian Talent Cup (ATC) seri kelima di Sirkuit Twin Ring Motegi. Pembalap muda berbakat ini juga mengantongi dua kemenangan di Sirkuit Buriram dan Sepang, serta dua kali naik podium ketiga di Buriram. Oleh karenanya membawa Afridza bertengger diperingkat ketiga klasmen pembalap dengan koleksi 142 poin, terpaut 27 poin dari peringkat pertama, Takuma Matsuyama (Jepang) dengan 169 poin dan selisih 15 poin dari peringkat kedua, Sho Nishimura (Jepang) yang mengumpulkan 157 poin.
Sebagaimana diketahui, Asian Talent Cup (ATC) merupakan kompetisi balap motor yang diperuntukan untuk pembalap muda di kawasan Asia dan Oseania. Asia Talent Cup (ATC) di Sirkuit Sepang ini merupakan seri terakhir dari enam seri ATC 2019. Azman sebagai tuan rumah berhasil menduduki podium pertama, disusul oleh pembalap asal Jepang Sho Nishimura pada posisi kedua dan Adenanta Putra berhasil mengibarkan bendera merah putih diposisi ketiga.
Deretan pretasi yang pernah diraih almarhum Afriza
2013 Juara umum Jawa Barat MP5 dan Juara Umum MP6
2014 Juara umum II Kejurnas MP kelas MP5 dan MP6
2015 Juara Kejurnas MP Seri V kelas MP3
2016 Medali perak PON Jawa Barat
2017 Juara Nasional MP3 dan MP4
2018 Peringkat 10 Asia Talent Cup
2019 Peringkat 3 Asian Talent Cup (Musim masih berjalan)
Sebagai tanda penghormatan kepada Afridza, Asia Talent Cup resmi mempensiunkan nomor 4 yang selama ini digunakan Afridza dan tidak diperkenankan dipakai pebalap lain. (KPI/UIN Walisonog/Reporter: Yulina/1701026158/Lintang Angguningtyas/1701026157/Rohmatin Widayati/1701026154/Ahdi Fauzul J./1701026143/Editor: Anna Puji Lestari).